3:34 pm - Selasa,22 Mei 2012

Generasi Bingung

Kamis, 21 Mei 2009 9:27 | Bebas | 0 Comment | Read 149 Times

bingung1Suatu siang seorang guru Kimia yang terkenal tegas memberikan PR untuk membuat grafik ikatan ion dan ikatan kovalen pada unsur periodik. Tiba-tiba seorang anak tunjuk jari dan berkata ,” Buuuu….tugasnya terlalu sulit, kita ngga bisa mengerjakannya….!!!”. Dengan senyuman mengembang namun disertai sorot mata tajam dan suara berwibawa, sang guru tersebut berkata,” KALIAN INI GENERASI MACAM APA..! BELUM DICOBA KOK SUDAH BILANG NGGA BISA, COBA DULU BARU BISA DI EVALUASI BISA ATAU TIDAKNYA…!!. Seketika sang murid diam membisu sambil manggut-manggut membenarkannya.

Kejadian di atas terjadi sekitar 14 tahun yang lalu, di sebuah SMA di kota Demak dan murid yang mengacungkan tangan itu adalah AKU. Ungkapan sepontan Ibu Budi Sapariyah B.Sc guru kimiaku tersebut selalu mengilhami langkah asaku selama ini. Pada prinsipnya tidak ada kata TIDAK BISA sebelum mencobanya terlebih dahulu.

semua orang memiliki potensi dan keahlian yang berbeda-beda, generasi yang tangguh adalah generasi yang dapat memanfaatkan potensi yang dimilikinya.

Beberapa saat yang lalu, penulis berdiskusi dengan kawan penulis. Dia mengungkapkan kebingungannya dalam menyikapi Rifaiyah ini, serta tidak tahu harus memulainya darimana. Ungkapan semacam ini atau yang senada dengannya sering sekali penulis jumpai dalam penegmbaraan penulis. Sikap kebingungan, apatis dan pesimis terhadap kemajuan Ormas Islam ini.

Dalam hati penulis berfikir, kalau semua generasi muda Rifaiyah saat ini terjebak dalam kebingungan berfikir sehingga menyebabkannya bersifat fatalistik yaitu pasrah dan menunggu datangnya perubahan itu sendiri, penulis yakin maka Rifaiyah akan senantiasa berputar-putar ditempat seperti keledai yang menggiling gandum.

Sifat ragu sebenarnya adalah sifat yang dimiliki oleh hampir semua orang, namun apabila keraguan tersebut berujung pada kebingungan, maka hal tersebut sudah menjadi penyakit tersendiri. Berbuat sesuai dengan keyakinannya dan kemampuannya adalah jauh lebih baik daripada duduk terpekur dalam kebingungan tanpa melakukan aksi apapun.

Di tengah kompleksitas masalah yang dihadapi Rifaiyah, mustinya kita menyatukan pikiran dan ide kreatif kita untuk menemukan suatu formula yang akan di suntikan ke dalam tubuh Rifaiyah sehingga Rifaiyah akan kembali sehat dan berkiprah di pentas Nasional.

Guru Online
Sebarkan Dan Simpan Dalam Bentuk Word & Pdf !

Penulis:

Manusia yang berusaha untuk menjadi manusia yang bermanfaat untuk manusia lainnya, lahir di Demak, nyantri di Pati, kuliah di Jakarta, rumah di Bekasi...........

Tagged with: ,

generasi pesimis (1),satria baja hitam menurut islam (1)

Artikel Gratis Langsung Ke Email Anda

Masukkan email disini,jangan lupa cek email anda untuk pengaktifannya :

Delivered by FeedBurner