Ketika Santri Rifaiyah Online
Tanbihun.com – Cukup lama saya ingin menulis ini, tapi tidak tahu harus memulai dari kata apa? Dengan pertimbangan agar unek-unek ini tidak menjadi batu di alam pikiran, dengan keterbatasan perbedaharaan kata-kata akhirnya ku mulai juga.
Akhir tahun 2008 saya pasang line telepon Telkom dengan tujuan ingin merasakan jaringan speedy, tahu pertama kali yang aku buka di Mozilla?keyword “rifaiyah” dengan harapan menemukan situs-situs yang membahas jamaah rifaiyah, akhirnya masuk situs www.rifaiyah.com, setelah baca-baca semuanya, saya pindah ke situs lain, begitulah yang kulakukan setiap hari,tentu juga sambil mendownload file-file firmware handphone yang semakin hari semakin banyak.
Satu hal yang saya harapkan tapi belum bisa terwujud ,yaitu pingin ikut berkomunikasi dengan pengelola dan sesama pengunjung situs-situs rifaiyah, sambil menunggu website rifaiyah bangkit kembali, saya mencoba membikin blog, meski dengan modal nekad alias tidak tahu apa-apa tentang dunia blogger, dari situlah akhirnya saya banyak belajar dan menemukan kawan-kawan lama maupun baru.
Tanbihun.com
Awal mula diskusi di blog ini saya merasa canggung dan geli juga, kenapa? Karena saya yang tidak terbiasa berdebat atau adu argument, terpaksa harus melayani kawan-kawan yang memang sudah ahli atau terbiasa dengan dunia debat. Bisa dibayangkan bagaimana cara dan bahasa saya,pasti kacau tidak karuan, tapi Alhamdulillah bersama dengan waktu, saya banyak belajar bagaimana seharusnya menerima dan menyampaikan pendapat di dunia maya ini, untuk itulah saya berterima kasih kepada akhi ; rifai ahmad ,asep saefullah,abidun zuhri,muslim,zaenal asikin,dan juga bapak Kh.Khaerudin Khasbullah, juga kawan-kawan lain yang tidak saya sebutkan, dari kalianlah saya banyak belajar, tentu pada awal mula dari diskusi kita terasa kaku dan kasar,tapi itu tidak mewakili permusuhan atau kebencian dihatiku, pada akhirnya saya menyadari bahwa urusan keyakinan atau pendapat adalah urusan isi kepala bukannya rambut,karena rambut bisa dibikin satu warna biar seragam,tapi isi kepala?tidak bisa diseragamkan.
Perbedaan Forum santri rifaiyah dan Forum lainnya
Kalau di forum-forum lain,kita bisa seenaknya comment, karena memang tidak saling kenal antara satu dan lainnya, berbeda dengan forum kita ini, dimana kita pasti sudah saling kenal didunia nyata, kalaulah tidak kenal itu hanya belum, karena saya yakin santri rifaiyah di pelosok manapun, insya Alloh ada yang kenal, dan kalau sudah kenal satu,otomatis yang lainnya pun bias kita korek keberadaanya.
Secara moril tentu kita akan sangat berhati-hati dalam meramu kata untuk mewakili isi kepala kita menyikapi postingan yang sedang dibahas, tak heran jika sebagian dari kita lebih enjoy memakai nick name lain, jika mau comment yang agak “nylekede” (yang dianggap bertentangan dengan pakem rifaiyah) meski ada juga yang dengan lugas dan penuh tanggung jawab, berani menyampaikan isi hati, tidak takut meski itu terbilang isu sensitive,seperti mas asep saefullah ini, dia konsinten dengan nick namenya. Pada dasarnya boleh-boleh saja,bebas tidak ada aturan, tapi ada satu kendala, ini berdasarkan fakta, ketika kita memakai nick name lain, dengan tujuan supaya bebas memberikan comment, dan kenyataanya comment kita itu sangat bagus dan akan ditindak lanjuti didunia nyata, kita akan kelabakan, mereplaynya, tentunya masih mikir dua kali dong kalau mau membuka kartu jati dirinya.
Terlepas dari itu semua, saya sebagai pengelola tanbihun.com, mengucapkan banyak terima kasih dengan semua yang anda berikan, bagaimanapun bentuk dan wujud kita saat ini, akan menjadi berarti jika niat dan kebersamaan serta keberagaman ini sanggup kita jaga, demi melanjutkan estafet perjuangan syaikh Haji Ahmad Rifa’I, mungkin ini terlalu muluk bagi sebagian orang, tapi ada pepatah mengatakan, mimpi adalah awal dari keinginan.
Semoga tidak terlalu dini saya mengucapkan permintaan maaf kepada segenap pemerhati, dan pengunjung tetap blog ini, terutama kepada rekan-rekan yang dengan kesibukannya masih menyempatkan diri untuk menulis demi terupdatenya artikel tanbihun.com.
Salam Damai !!!
_________________________________________________________
Oleh : em.yazid Pemimpi Sejati ( jangan salah baca : pemimpin lho ya ! )
LANJUTKAN………
terima kasih juga dg pengelola tanbihun.com, yang telah bisa mengelola forum ini dengan bijak . kadang para bloger itu sering timbul tulisan nakalnya, harap dimaklum aja, krn dunia kita masing2 berbeda, dan itu yg membuat masing2 kita punya pandangan beda.
kirain tanbihun.com itu isinya sarat2an, perukunan, e…. tahunya lebh indah dr itu semua.
matur nuwun
wadow….. kesindir juga gua, tp saya konsisten dg nick name saya.tau yang lainnya, tp soal jati diri saya,pak admin sudah taulah,,,, sebenarnya tidak masalah mau pakai nick name apa saja, asal jangan ganti2.
Hayo yang konsistenlah kawan !
Jangan jadi pengecutlah ! apa tidak malu dengan mbahmu ini?
Yoi…semuanya pada pinter-pinter…tapi ojo podo mbeling yo leeee…ndak yen pecah gak keno kanggo ngombe liyane….matur thank you buat admin yang konsisten online. sangat jarang orang yang bisa istiqomah seperti Mas Yazid, Mas Rifai, dan smua teman-teman yang merasa istiqomah. kekuatanmu istiqomahmu semoga melebihi dari seribu karomah. adanya tanbihun.com aku jadi terpacu untuk terus menulis. Mas Yazid, Mas Rifai ini saya yakin sebagai man sanna sunnatan hasanatan falahu ajruha, waajru man amila biha. aku menulis karena fasilitas yang kalian selenggarakan disiniiiii….matur nuwun sanget nggih….
Amiin. Benar kang Asep.Ini insyaallah adalah amal jariyah: “Al- Fadhlu lil mubtadi, walau ahsanal muqtadi “= “Keutamaan itu hak yang (berani) memulai, walau yang mengikuti jalan mereka bisa lebih baik”.
senenggggg…. rasanya menjadi murid beliau berdua…. ^_^ ‘salam’