Dua orang perempuan sedang bersama anaknya masing-masing. Perempuan yang satu lebih tua dibanding yang satunya. Tiba-tiba seekor srigala nyelonong mengambil seorang anak dari salah satu perempuan tersebut.
Dua perempuan tersebut kini saling berbantah memperebutkan anak yang tinggal satu itu. Perebutan anak tersebut berlangsung dengan sengit tanpa ada satupun yang mau mengalah. Masalah ini kemudian diadukan kehadapan Nabi Daud dan akhirnya beliau memutuskan bahwa anak tersebut adalah anak si perempuan tua tersebut.
Merasa tidak puas dengan keputusan Nabi Daud, perempuan muda itupun masih bersikeras memperebutkan anak tersebut. Hingga keduanya sepakat untuk mengadukan perkara tersebut kepada Nabi Sulaiman . Keduanya lalu menceritakan tentang kejadian yang menimpa mereka.
Mendengar penuturan mereka Nabi Sulaiman terdiam sejenak, kemudian beliau berkata,” Ambilkan aku pisau !, aku akan membelah anak ini menjadi dua dan masing masing akan mendapatkan separo dari badan anak ini.” Kata beliau dengan tegas.
Mendengar akan hal itu, si perempuan tua dengan antusias menyetujui usulan Nabi Sulaiman dan menganggapnya sebagai sebuah keputusan yang adil. Akan tetapi perempuan yang lebih muda berkata,” Jangan Engkau lakukan itu wahai Nabiyallah, Semoga Alloh merahmatimu. Anak ini sebenarnya adalah anaknya.
Dengan tersenyum kemudian Nabi sulaiman menyerahkan anak itu kepada perempuan yang lebih muda, karena tidak mungkin seorang ibu tega melihat anaknya dibelah. ( Di Ambil Dari Hadits Riwayat Bukhori dari Abi Hurairoh )
Cerita anak tentang keadilan (1),hadis nabi tentang keadilan (1),kisah nabi sulaiman perebutan anak (1)






secawan lagi aku dapatkan hikmah dari tulisan Kang Rifai. semoga menjadi inspirasi hidup…
@Asep, Woowww…kang Asep..mana kiriman tulisannya, kok jarang muncul..ditunggu loh…
Ya donk kang Asep, jangan sungkan sungkan…
Albert Einstein pun banyak yang dia nggak tahu dan gatek. Buktinya suruh SMS aja dia nggak mudeng…! Jangan terpengaruh kebesaran seorang Einstein atau lainnya…….ayo terus berkarya.
@ibn khasbullah, bener bangetsss….yang penting tuangkan ide yg ada dikepala kita dan biarkan pembaca yang menilainya…