11:31 am - Rabu,23 Mei 2012

Bagaimana hukumnya melangkahi kuburan ( makam ) ?

Rabu, 6 Mei 2009 9:08 | Bahsul Masa'il | 0 Comment | Read 205 Times

27. Pada saat kita berziyarah biasanya orang lewat begitu saja asal melangkah. Dalam keadaan seperti itu kemungkinan besar orang akan melangkahi makam karena saking banyaknya.

Pertanyaan :

Bagaimana hukumnya melangkahi kuburan ( makam ) ?

Jawaban :

Hukumnya makruh karena untuk memuliakan ahli kubur tersebut.

Referensi : I’anatut Tholibin. Juz : II Hal : 121

( قوله وكره وطء عليه ) اى مشى عليه برجله قال فى المصابح وطئته برجل أطؤه وطأعلوته اه. ومثله بالاولى الجلوسومعناهما الاسناد اليه والاتكاءعليه والحكمة فى ذلك توقير الميت واحترامه وخرج بقوله عليه الوطء على ما بين المقابر ولو بالنعل فلا يكرهكما نص عليهفى المعنى وعبارته ولا يكره المشى بين المقابر بالنعل على المشهور                          ( اعانة الطالبين الجزء 2 صحفة 121 )

Guru Online
Sebarkan Dan Simpan Dalam Bentuk Word & Pdf !

Penulis:

Syaikh Ahmad Rifa'i: Lumakuho siro kabeh nejo ing Allah,Tingkahe dangan lan abot sayah,Tingkahe sugih miskin gagah,Tuwin loro waras susah dalam manah. Follow @tanbihun_com

kuburanmakam (1)

Artikel Gratis Langsung Ke Email Anda

Masukkan email disini,jangan lupa cek email anda untuk pengaktifannya :

Delivered by FeedBurner