12:10 pm - Rabu,23 Mei 2012

Syarat-syarat Kewajiban Puasa

Rabu, 1 September 2010 10:50 | Fikih | 0 Comment | Read 217 Times

Shaum menurut bahasa : Menahan
menurut istilah syara’: menahan diri dari perkara yang membatalkan puasa, dengan niat tertentu pd tiap2 hari tertentu yg diperbolehkan berpuasa bagi umat islam, berakal, suci dari haidh dan nifas.

Syarat-syarat Kewajiban Puasa

Syarat-syarat Kewajiban Puasa ada 4 :

  1. Muslim, tidak wajib puasa atas orang kafir asli (didunia), tetapi diakhirat mendapat siksa, karena meninggalkan puasa ( islam ) tidak mau bertaubat
  2. Orang yang sudah baligh, tidak wajib dan bukan termasuk maksiat anak yang meninggalkan puasa meskupun ia ada kemampuan berpuasa. akan tetapi wali atau penggantinya wajib memerintahkan puasa kepada anak yang sudah berusia tujuh tahun jika ia tamyiz serta kuat mengerjakannya.
  3. orang yang berakal sehat. tidak wajib puasa atas orang yang akalnya hilang tanpa disengaja. dan wajib puasa jika hilangnya akal disengaja. seperti wajibnya puasa bagi orang murtad.
  4. Orang yang mampu mengerjakan puasa dengan baik. tidak wajib puasa bagi orang dho’if atau lemah karena sudah tua renta. atau juga orang muda yang sakit parah, sudah tidak bisa diharapkan lagi kesembuhannya secara lahiriyah. tetapi ia wajib membayar fidyah beras sebagai penggantinya setiap hari 1 mud.

Dinukil dari kitab ri’ayah al himmah jilid 1 bab puasa

Guru Online
Sebarkan Dan Simpan Dalam Bentuk Word & Pdf !

Penulis:

Syaikh Ahmad Rifa'i: Lumakuho siro kabeh nejo ing Allah,Tingkahe dangan lan abot sayah,Tingkahe sugih miskin gagah,Tuwin loro waras susah dalam manah. Follow @tanbihun_com

Tagged with: , ,

kewajiban puasa (22),istilah syara (2),kewajiban syara (1),puasa untuk niat tertentu (1),sarat kewajiban (1)

Artikel Gratis Langsung Ke Email Anda

Masukkan email disini,jangan lupa cek email anda untuk pengaktifannya :

Delivered by FeedBurner