Fenomena film 2012 nampaknya semakin santer terdengar, Antrian panjang pun terjadi di bioskop-bioskop yang memutar film tentang kiamat yang melanda bumi.di dunia maya pun yang download film 2012 ini berjubel film yang dibintangi John Cusack ini mampu meyedot pertahatian semua kalangan, dari penikmat film, pakar film , NASA pun ikut-ikutan memberikan penjelasan ilmiahnya, bahkan ulama pun ikut memberikan pendapatnya.
Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Malang film yang dibintangi John Cusack adalah tontonan yang menyesatkan. Film itu tak pantas ditayangkan.
“Film itu tidak pantas untuk ditayangkan, karena dapat mempengaruhi pemikiran orang,” kata Ketua MUI Kabupaten Malang KH Mahmud Zubaidi kepada wartawan saat ditemui di rumahnya Jalan Raya Pakisaji, Senin (16/11/2009).
Menurut Zubaidi, sebagai orang islam memang seharusnya mempercayai adanya hari kiamat. Namun, untuk kepastian terjadinya merupakan kuasa dari yang maha kuasa.
Mahmud mengimbau kepada kaum muslim untuk tidak mempercayai gambaran hari kiamat yang difilmkan sesuai dengan kalender Maya kuno yang meramalkan terjadinya bencana pada saat titik balik matahari di musim dingin tahun 2012.
“Kapan hari kiamat itu terjadi merupakan kuasa dari sang pencipta. Jadi kita tidak boleh menentukan hari itu. Jika ada seperti itu, maka itu menyesatkan,” tuturnya.
Pro kontra pun tak ayal lagi segera melanda, heboh layaknya film 2012.
Penulis tidak akan ikut larut dalam perdebatan ini, karena seperti sudah kita ketahui dan yakini kalau kapan qiamat itu? Hanya Alloh saja Yang Maha Tahu.
Ada hal menarik dari Film-film barat, mereka ini sering membuat film dengan setting masa depan, seperti polisi masa depan, bumi dimasa akan datang atau pun seperti halnya film 2012, mereka mampu menyuguhkan atau paling tidak sudah memiliki pandangan akan masa depan yang akan dihadapi oleh dunia.
Hal demikian berlawanan dengan film-film dalam negeri, yang masih membanggakan masa lalu, kisah-kisah kolosal, angling darma, mak lampir, dan cerita-cerita sejenis. Seakan sedang mengatakan ” jangan macam-macam dengan aku ya ! lihat nenek moyangku,sakti madra guna !!!!
Lebih parah lagi film-film hantu, atau yang mengumbar birahi. Film 2012 akan tetap memunculkan pro kontra, namun ada pelajaran yang bisa kita petik dari fenomena ini, masa depan ! masa depan adalah sebuah tantangan, sepatutnya kita persiapkan dari sekarang.
Wallahu a’lam bisshawab






Beberapa tahun yang lalu beberapa santri dengan gemetaran datang dengan membawa segebung foto copy an- yang isinya: Berita akan segera datangnya kiamat. Seorang syekh penunggu makam Nabi BERMIMPI bahwa zaman akhir sudah dekat, setiap hari akan mati sekian ribu orang, sekian ribu orang. Sebab manusia sudah banyak dosa. Karena itu semua manusia harus segera bertobat, meminta ampun pada Allah. Untuk itu setiap orang harus percaya pada berita ini. YANG TIDAK PERCAYA AKAN CELAKA dan KUWALAT. President Ali Bhuto yang tidak percaya akan surat ini, dan tidak mau men copy dan menyebarkannya kepada teman- temannya akhirnya mati digantung, President Ziaul Haq yang tidak percaya, pesawatnya meledak diudara, begitu juga disana dicontohkan beberapa tokoh yang celaka dan kuwalat karena tidak percaya isi surat itu dan tidak mau menyebarkannya kepada teman- temannya. Santri- santri minta pendapat saya. Setelah saya baca, foto copy an itu saya SOBEK. Mereka kaget, kenapa saya berani- beraninya menyobek surat tersebut. Tidak takut kualat? Saya jawab: tidak. Kenapa disobek?, bukankah disana ada kebenaran yakni mengajak orang agar bertobat? saya jawab, karena kebenaran telah bercampur dengan kebathilan. Mana kebathilannya? Karena ada pernyataan: “YANG TIDAK PERCAYA ISI COPYAN INI AKAN KUWALAT DAN CELAKA”.Mengapa bathil? Karena jelas ini “agama/ kesesatan” baru!!! betapa tidak, kalau tidak percaya Qur’an, kafirlah dia tapi tidak ada ancaman KUWALAT , tidak percaya malaikat, kafirlah dia, tapi tidak ada ancaman akan celaka didunia!! Ini hanya fotocopyan- katanya kalau nggak percaya akan celaka!! Apa dianggap fotocopyan itu lebih mulia dari alqur’an? Begitu penjelasan saya kepada murid- murid sambil membuang segebung fotocopyan itu ke tong sampah.
Hati- hati karena kiamat itu mistery sehingga kadang disalah gunakan. Kadang untuk cari untung seperti film tersebut, Untuk menggalang kekuatan golongan, untuk kepentingan pribadi seperti pekerjaan peramal atau untuk penipuan. Semuanya bohong!!!
Ingat sekte hari kiamat di Amerika beberapa puluh tahun yang lalu yang akhirnya BUNUH DIRI BERSAMA karena katanya hari itu pas datangnya hari kiamat? Ingat sekte hari kiamat di Bandung yang akhirnya nggak jadi kiamat karena keburu digerebek polisi, katanya?
Ingat jam 9- tanggal 9 – bulan 9 tahun 1999 yang katanya akan terjadi kiamat? ingat millenium 2000 yang katanya juga kiamat?
Tatkala Malaikat Jibril bertanya kepada Nabi Muhammad tentang kapan datangnya hari kiamat, Nabi Muhammad menjawab: “Yang bertanya (Jibril) dan yang ditanya (Muhammad) sama- sama tidak tahu”, Karena yang tahu hanya Allah. Itulah aqidah mu’min yang benar.
Kalau Malaikat Jibril saja tida tahu, apalagi sekedar film dan ramalan para peramal (baca:penipu?)
@ibn khasbullah,
benar sekali,,,,kalau sekarang tdk pakai copy-an tapi lwt media lain,semisal sms. ada saja yg masih percaya hal begituan.
saya punya buku yg mengupas ttg sejarah surat wasiat itu, di bukunya Karel Steenbrink ada koq
dah nonton filmnya blm? lha wong filmnya gak bicara tentang kiamat kok. kenapa ada pada ribut….. sampai ada MUI kasih komentar segala…..hehehe….
makanya nonton dulu, baru tulis komentar kang,
apa lagi klo nontonya di XXI pasti seru deh…..
dari sisi lain film itu saya tangkap malah gini, kehancuran Amerika…. semoga itu yg terjadi… kita doakan saja hancurnya Amerika…..
matur nuwun
Kang Pahmi, terimakasih.
Tapi komentar saya nggak ada tuh nyinggung masalah isi film 2012? (Maklum, kata orang tua, janganlah sembarangan nonton film!!!). Justru Judul tulisan diatas kesempatan kami gunakan untuk saling mengingatkan agar kita jangan percaya segala macam ramalan, baik melalui film, selebaran, sms, khotbah, atau apapun yang tak berdasar AQIDAH yang SOHIHAH. Kata Nabi: “Peramal itu BOHONG, walau kebetulan BENAR”.