Israel dengan pongahnya hendak terus mengangkangi Al Aqsha, mereka tengah melakukan pengepungan terhadap masjid bersejarah bagi tiga agama besar tersebut, bahkan mereka sudah mulai bermaksud untuk membagi Al Aqsha menjadi dua bagian, sebagian untuk Yahudi dan sebagian lagi untuk kaum muslimin. Sebagai muslim sudah selayaknyalah kita membantu mereka saudara-saudara kita yang lemah dan terus dibombardir Israel laknatullah alaih.Diantara sekian banyak bantuan itu, salah satu yang tidak boleh dipandang remeh adalah DOA.
Doa adalah pedangnya orang mukmin,Saudaraku, ketahuilah bahwa doa merupakan salah satu senjata penting kaum muslimin. Itulah sebabnya menjelang Perang Badar Nabi shollallahu ’alaih wa sallam mengawali perang dengan berdoa memohon pertolongan Allah bagi kemenangan pasukan Islam. Sedemikian khusyu’nya beliau berdoa sehingga sempat tiga kali surbannya jatuh dan setiap kali jatuh diangkat kembali oleh sahabat Abu Bakar. Dengan doa itu Alloh pernah kirimkan ribuan pasukan malaikat dan jangan pernah remehkan kekuatan doa, apalagi yang dipanjatkan sementara orang yang didoakan tidak tahu. Oleh sebab itu, bantuan doa yang kita panjatkan kepada Alloh Swt bisa jadi akan menjadi senjata yang ampuh dalam rangka membinasakan Israel yang ingin merebut Al Aqsha.
Nabi , para sahabat dan ulama’ salaf senantiasa membaca Qunut Nazilah di saat mereka tertimpa musibah, bencana ataupun mara bahaya. Mereka tidak segan-segan mengangkat tangan mereka memohon kepada Alloh di setiap sholat mereka agar Alloh segera menurunkan pertolonganNya. Maka sudah sepatutnyalah kita mencontoh perilaku mereka disaat saudara Muslim kita dalam kesulitan kita mau menengadahkan tangan kita sembari membaca qunut nazilah agar Alloh segera menurunkan bantuanNya. Ingat lah wahai saudaraku…pertolongan Alloh sangat dekat.
hancurkan israel (1)






israel mmng biadab suka menghancurkan dan mendholimi umat islam, pak kyai” lbh baek mana’ mendoakan kehancuran israel atau brdoa agar ALLAH membuka hati orang israel agar tdk mendholimi umat islam. Wkt nabi di dholimi kaum thaif saja nabi malah mendoakan mereka gmn pak kyai??