Tanbihun.com –Sewaktu penulis berkunjung di Pekalongan. Penulis dapati sebuah cerita yang menurut penulis yang awwam dan dhoif ini sangat tidak masuk akal tapi karena yang bercerita adalah seorang ustadz maka penulispun manggut-manggut sambil tersenyum simpul.
Ceritanya begini…Ada seseorang yang mengikuti sebuah thoriqoh atau jamiyah dzikr lah. Karena tingkatan orang tersebut itu sangat tinggi, maka orang tersebut bisa memanggil khodam para wali untuk masuk ke dalam raganya, bahkan konon khodam sang wali kutub ar robaniy syeikh Abdul Qadir pun di tariknya.
Suatu hari orang ini sowan ke salah satu sesepuh Rifaiyah dan ditanya,” Apakah anda juga bisa menarik khodamnya Mbah Rifa’i ?”. Seketika itu dia langsung berkonsentrasi untuk menarik khodamnya Mbah Rifa’i. Setelah khodam dianggap masuk, maka orang itu langsung ditanya. Apakah sampeyan Mbah Rifa’i ?”. Sang Khodampun menjawab,” Iya benar saya adalah Mbah Rifa’i.”
” Mbah…saya mau nanya darimana Njenengan dapat dalil Rukun Islam satu ?”. Sang Khodampun menjawab, ” Aku dapat langsung dari Abu Hasan Al As’ary.” Setelah selesai ritual, sang sesepuhpun berkata bahwa ternyata rukun Islam satu itu didapat dari Abu Hasan Al Asy’ari. Sejenak penulis tertegun, masa iya siihhh..??? Menurut dari tahun kelahirannya saja antara Abu Hasan Asy’ari dengan KH Ahmad Rifa’i sangat jauh selisihnya selisih kurang lebih 9 abad. Tapi sang ustadz buru-buru berkata,” mungkin yang dimaksud adalah KH Ahmad Rifa’i mengambil istidlal dari kitab karangan Abu Hasan Al Asy’ari.
Penulis kemudian mikir…Validkah informasi yang didapat dari menghadirkan khodam tersebut…???
Wallohu’alam
khodam menurut islam (34),Khodam (2),khodam dalam islam (2),khodam dalam pandangan islam (2),hukum khadam menurut islam (1),mengenai khodam menurut ajaran islam dan para kyai serta para ulama (1),kitab khodam (1),Khodam menurut agama (1),khadam menurut islam (1)






Seputar masalah “pemanggilan” ruh/khodam ;
Apabila ada orang yang mengklaim bisa memanggil ruh atau khadam,maka sebenarnya yang datang itu Jin.
Adapun dari golongan mana? itu tergantung kondisional, bisa berupa Jin fasiq,syetan gentayangan atau tdk menutup kemungkinan jin muslim.
Kalau pun dia bisa menebak masa depan atau bercerita persis seperti “orang yang dipanggil” itu hanya kebetulan,orang2 tersebut sebenarnya kerasukan jin,kalau berhadapan dengan orang yang lebih tahu tentang masalah ini,dia pasti akan mengaku, siapa sebenarnya dirinya.
Ilmu semacam ini hanya “dolanan” buat iseng2 doang,seperti halnya membengkokkan besi,makan kaca,silet,itu semua hanya “permainan” bukan ilmu.
Saya sendiri pernah didatangi teman,yang katanya baru saja ke seorang kyai yang bisa melihat keadaan orang mati,apa dia dapat siksa atau tidak,karena kawan saya ini baru saja keluarganya ada yang meninggal.
Karuan saja saya datangi itu kyai,saya diskusikan masalah ini,namun beliau menantang, dasar darah muda,ibarat kata “lo jual gue beli”.
Dia dengan PD komat-kamit memanggil “ruh” org mati,dan ditanyai macam2, kata kawan saya,tuh… jawabannya benar semua,padahal pak kyai ini tdk kenal.
Karena saya tahu kelemahan dari “dolanan” ini,segera saya,pegang tengkuk pak kyai,saya pegang dg keras sambil saya bentak ” he… jin… segera mengaku sajalah,asal ente darimana? eee… dia ngaku…
Dengan muka malu,pak kyai terpaksa mengakui, saya pun berpesan ” dolanan semacam ini jangan dibuat pegangan apalagi dasar mengambil keputusan, bisa kacau dunia persilatan.
Setau saya Syaikh Ali Ath Thonthowi dalam kitab Fatawanya juga berkata begitu..bahwa Ruh ga bisa dipanggil…klo ada orang bisa manggil Ruh berarti Boong…yang datang itu biasanya adalah JIN atau Qariin
BOHONG KALAU ADA YANG BILANG BISA MEMANGGIL RUH ORANG YANG SUDAH MENINGGAL DUNIA,KALAU HAL ITU BISA DILAKUKAN MAKA TIDAK LAGI DIBUTUHKAN TIM IDENTIFIKASI JENAZAH,CUKUP PANGGIL PARANORMAL,PANGGIL RUH SANG JENAZAH,TANYAKAN NAMANYA,ALAMATNYA,UMURNYA DAN SEBAB-SEBAB KEMATIANNYA,DAN
KITA JUGA TIDAK PERLU DA’I ATAUPUN USTADZ-USTADZ YANG BERTUGAS MEMBERIKAN PEMAHAMAN AGAMA UNTUK MEMBUKTIKAN AYAT
AYAT ALLAH,SEBAB SURGA DAN NERAKA ATAUPUN AZAB DAN NIKMAT KUBUR BISA LANGSUNG DIBUKTIIN,CARANYA ; JIKA ADA YANG MENINGGAL DUNIA,SETELAH IA DIMAKAMKAN,PANGGIL PARANORMAL,
TANYAKAN PADA RUH JENAZAH TERSEBUT KEADAANNYA DIALAM KUBUR,UNTUK ITU KEAPADA SAUDARA-SAUDARA SEIMAN,JANGAN TERJERUMUS DENGAN KEBODOHAN BERFIKIR,ILMU AGAMA JUGA BISA DILOGIKAKAN,YANG DIPANGGIL PARANORMAL SESAT ITU BUKAN RUH ORANG YANG MENINGGAL,SEMUA ITU JIN YANG MENIPU.
ORANG YANG SUDAH MENINGGAL GAK SEMPAT-SEMPAT LAGI NGURUSIN DUNIA,MEREKA SUDAH DISIBUKKAN DENGAN URUSAN KUBUR,WASPADALAH !.WASPADALAH !!.
dalil hukum sudah jelas, alqur`an,hadits, ijma’ dan qiyas. adapun mimpi atau pengakuan ketemu dengan khadam, jin dan lain sebagainya itu merupakan cara-cara dajal dan dukun yang dilaknat nabi..kalo seperti itu setiap orang bisa mengaku…